MINYAK KELAPA SAWIT (CPO)
Minyak Kelapa Sawit adalah minyak nabati edibel yang didapatkan dari mesocarp buah pohon Kelapa Sawit, umumnya dari spesies Elaeis Guneensis, dan sedikit dari spesies Elaeis Oleifera dan Attalea Maripa. Minyak Sawit secara alami berwarna merah karena kandungan beta-karoten yang tinggi.
Minyak Sawit adalah salah satu minyak yang paling banyak dikonsumsi dan diproduksi di dunia. Minyak yang murah, mudah diproduksi dan sangat stabil ini digunakan untuk berbagai variasi makanan, kosmetik, produk kebersihan, dan juga bisa digunakan sebagai sumber biofuel atau biodiesel. Kebanyakan minyak sawit diproduksi di Asia, Afrika dan Amerika Selatan karena pohon Kelapa Sawit membutuhkan suhu hangat, sinar matahari, dan curah hujan tinggi untuk memaksimalkan produksinya.
INTI KELAPA SAWIT (PALM KERNEL)
Palm Kernel atau inti sawit adalah biji yang merupakan Endosperma (cangkang pelindung inti) dan Embrio (inti) dengan kandungan minyak inti berkualitas tinggi. Kernel ini dihasilkan dari pemisahan daging buah selama proses pengolahan di Pabrik Kelapa Sawit.
MINYAK INTI KELAPA SAWIT (CPKO)
Minyak inti sawit  merupakan minyak nabati yang dapat dimakan berasal dari inti kelapa sawit (Elaeis guineensis), semi-padat pada suhu kamar, lebih jenuh daripada minyak kelapa sawit dan sebanding dengan minyak kelapa. Seperti semua minyak sayur, minyak turunan kelapa sawit ini tidak mengandung kolesterol. 
Minyak inti sawit saat ini telah dimanfaatkan sebagai komponen untuk memasak hal tersebut dikarenakan rendahnya kolestrol yang terkandung didalamnya sehingga produk ini dipandang baik untuk kesehatan jantung. 
Kegunaan dari minyak inti sawit juga dapat dijadikan sebagai bahan baku dalam pembuatan produk – produk kosmetik serta obat – obatan seperti cream, shampo, lotion dan vitamin. Kandungan yang didalam minyak inti sawit berupa vitamin E lebih mudah diserap oleh kulit  Sehingga relatif lebih efektif.